Digital Notes

Cara Cerdas Mencatat di Era Digital

TRANSLITE KE BAHASA

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

TRIK / Cara MERUBAH TRAFO BIASA MENJADI TRAFO CT

Assalamualaikum para setya pembaca blog mas fandy


kali ini saya akan membahas cara mengunakan trafo biasa untuk rangkaian penyearah ct(center tap) perhatikan dengan jelas gambar di atas...
berkadang orang tidak memahami prinsip dasar trafo. Sehingga saat butuh power suply dengan rangkaian ct dia harus beli..trafo ct pada hal dia punya trafo biasa(bukan ct) wah...ini agak lucu..menurut saya.
apa bila kita perhatikanprinsip dasar gulungan ct dan trafo biasa sebenar nya pola gulunganya sama saja. Diatas adalah gambar trafo biasa di mana tegangan 0v ada di pinggir sedang kan pada trafo ct 0v ada di tengah..

 pada rangkaian di atas saya membutuh kan tegangan ct 12v ct maka dari itu saya menempatkan center tap nya pada pin 12v pada trafo lalu yang akan di searahkn pin 0v dan 24v....disini pin 0v dan 24 sudah kita anggap 12v mengapa?karena ct nya ada di 12v maka 24-12=12 dan 12-0=12 pembuktianya ukur antara pin 12v dan 24v maka hasilnya 12v lalu ukur pin 12 ke 0v maka hasil nya akan 12v juga..
Bagai mana kalau kita butuh rangkaian 6v ct maka susunan pin nya 0v--6v--12v dan 6v kita jadikn ct.
Kalau butuh 18v maka susunan nya 0v--18v--36v. Dan ct nya ada di pin 18v.
Jika seandai nya pin 36v tidak ada tapi yg ada 32v maka gunakan saja 32v..hasil nya akan sama saja setelah masuk rangkaian penyearah...dan tegangan akan di ratakan oleh kapasitor filter..
Nah..bagai mana menurut anda apakah harus beli trafo ct yg harga nya dua kali lipat dari trafo biasa....





oke mantap kan gan kalo masih ada yang lama diperbaiki saja
jika ada yang perlu ditanyakan poskan komentar................

Perbedaan Transistor PNP dan NPN

Perbedaan Transistor PNP dan NPN
Transistor adalah salah komponen elektronik yang berperan penting dalam perkembangan teknologi, tanpa transistor komputer tidak mungkin diciptakan, dan tanpa transistor pula mungkin radio masih sebesar meja.
Transistor memiliki 3 buah kaki atau pin yaitu: Collector (C), Emitter (E) dan Basis (B). Posisi kaki-kaki ini berbeda antara transistor satu dengan yang lain walaupun ada juga yang sama.

Transistor secara umum dibagi menjadi 2 macam yaitu PNP dan NPN
>>Tansistor NPN
Prinsip kerja dari transistor NPN adalah: arus akan mengalir dari kolektor ke emitor jika basisnya dihubungkan ke ground (negatif). Arus yang mengalir dari basis harus lebih kecil daripada arus yang mengalir dari kolektor ke emitor, oleh sebab itu maka ada baiknya jika pada pin basis dipasang sebuah resistor.

>>Tansistor PNP

Prinsip kerja dari transistor PNP adalah arus akan mengalir dari emitter menuju ke kolektor jika pada pin basis dihubungkan ke sumber tegangan ( diberi logika 1). Arus yang mengalir ke basis harus lebih kecil daripada arus yang mengalir dari emitor ke kolektor, oleh sebab itu maka ada baiknya jika pada pin basis dipasang sebuah resistor.


Transistor memiliki kode-kode untuk setiap jenisnya. Kode standart transistor dapat dilihat dibawah ini:



1. 2SAXXXX menunjukkan transistor jenis PNP bertipe frekuensi tinggi.
2. 2SBXXXX menunjukkan transistor jenis PNP bertipe frekuensi rendah.
3. 2SCXXXX menunjukkan transistor jenis NPN bertipe frekuensi tinggi.
4. 2SDXXXX menunjukkan transistor jenis NPN bertipe frekuensi rendah.


jika ada yang perlu dibicarakan silahkan tinggalkan komentar anda
di bawah ini :) Keep Smile







Back To Top